Madatukar 2015 Meraih Rekor MURI

majalah eps 2
Satu hal yang sangat berkesan dari acara penutupan Madatukar tahun 2015 ini. Kegiatan yang berlangsung selama 1 bulan dengan peserta sebanyak 2723 orang dianugerahi rekor MURI untuk kementerian pertama yang menyelenggarakan diklat pembentukan karakter dengan peserta terbanyak dan waktu terlama. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh  Direktur Utama MURI Aylawati Sarwono kepada Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo. S.H., M.Si.,
Direktur Utama MURI Aylawati Sarwono dalam paparannya menjelaskan bahwa rekor ini merupakan rekor pelopor, karena belum pernah ada sebelumnya instansi yang menyelenggarakan, “Rekor ini merupakan rekor  kementerian pertama yang melaksanakan pelatihan pembentukan karakter secara terpadu. Sebelumnya, kami sudah  selediki dan memang belum ada kementerian lain yang melakukan seperti ini,” ucap Dirut MURI.
Tujuan dilaksanakannya pendidikan yang selama satu bulan ini adalah untuk membentuk taruna agar mampu mengatur dirinya sendiri, mengatur hubungan dengan orang lain, mengatur hubungan dengan tempat bekerja, serta dapat mengatur hubungan dengan Tuhan. Selain itu menurut Dirut MURI, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sejalan dengan apa yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo, yaitu revolusi mental. “MURI melihat ini sesuai dengan konsep pemerintahan Jokowi –JK yang menginginkan adanya revolusi menal dan MURI mengapresiasi hal tersebut. Apalagi BPSDM Perhubungan telah melakukan apa yang disebut revolusi mental sejak dini,” ungkap Dirut MURI.
Beliau pun terkesan dengan penampilan para calon taruna yang memperlihatkan keterampilan dan kekompakan mereka hasil latihan selama satu bulan oleh para Marinir. Terakhir beliau berkata bahwa rekor yang dicetak oleh BPSDM Perhubungan melalui kegiatan Madatukar ini nantinya akan ditulis di dalam buku MURI volume ke-6. Dengan demikian, apa yang dicapai oleh BPSDM Perhubungan tersebut akan tercatat pada lembaran sejarah yang jelas.