Teknik Penerbangan

DIPLOMA III TEKNIK TELEKOMUNIKASI DAN NAVIGASI UDARA (TNU)

Program studi Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara dengan jenjang Diploma III adalah program studi yang mampu menghasilkan para lulusan yang memiliki standar kompetensi di bidang Fasilitas Elektronika Bandar Udara, Fasilitas Navigasi Penerbangan dan Telekomunikasi sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP. 436 tahun 2011 tentang Standar Kompetensi Personil Bandar Udara. Dalam peraturan tersebut dimuat bahwa Standar Kompetensi Personil Eletronika Bandar Udara serta Telekomunikasi dan Navigasi Udara mampu mengoperasikan, memelihara/merawat, memperbaiki, menganalisa gangguan/kerusakan, merencanakan/desain pemasangan serta mengevaluasi kinerja fasilitas / peralatan elektronika bandar udara, fasilitas Telekomunikasi dan Navigasi Penerbangan untuk menjamin keselamatan, keamanan, kenyamanan dan kelancaran penerbangan, yang dibuktikan dengan penerbitan sertifikat kompetensi oleh penyelenggara pendidikan dan penerbitan lisensi Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Dengan kompetensi dan lisensi yang dimiliki, para lulusan akan menjadi personil penerbangan di bidang elektronika bandar udara, Navigasi Udara, elektronika industri, teknologi informasi, jaringan telekomunikasi, konsultan dan tenaga pengajar.

 

KOMPETENSI LULUSAN
  1. Mampu mengoperasikan, memelihara/merawat, menganalisa gangguan/ kerusakan dan memperbaiki peralatan Informasi System, Building Automation System (BAS) dan Fire Alarm System, Public Address System (PAS), Building Amenities (BA) dan Check in System.
  2. Mampu mengoperasikan, memelihara/merawat, menganalisa gangguan/ kerusakan dan memperbaiki peralatan Navigasi Udara seperti NDB, VOR, ILS, DME dan Radar.
  3. Mampu mengoperasikan, memelihara/merawat, menganalisa gangguan/ kerusakan dan memperbaiki peralatan elektronika industri, kontrol elektronik industri, PLC dan mikrokontroler.
  4. Mampu mengoperasikan, memelihara/merawat, menganalisa gangguan/ kerusakan dan memperbaiki komputer, jaringan komputer, teknologi informasi serta alat Telekomunikasi.
  5. Memiliki kepribadian yang baik dan berkarakter, memiliki kepekaan terhadap nilai sosial dan budaya bangsa, kemandirian, berpikir kritis, kreatif, sistematis dan ilmiah serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi.

 

PERSYARATAN PESERTA

Peserta Program Diploma III Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara diharapkan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Pendidikan minimal lulusan SLTA (IPA) atau SMK ( jurusan mesin, listrik otomotif, elektronika dan penerbangan)
  2. Sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, tidak buta warna dan tidak bertato. (Dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Dokter pemerintah)
  3. Berkelakuan baik (dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian/SKCK)
  4. Memiliki nilai raport minimal 7 untuk mata pelajaran bahasa inggris, matematika dan fisika.

 

Sistem Pendidikan

Siswa siswi ATKP MEDAN disebut dengan taruna/taruni. Selama Pendidikan taruna/taruni akan diasramakan. Program Pendidikan D.III Teknik Navigasi Udara dilaksanakan selama 3 tahun, 6 Semester dengan persentase 40% teori dan 60% praktek, dan menggunakan sistem gugur.


 

DIPLOMA III TEKNIK LISTRIK BANDARA (TLB)

 

Program Studi Teknik Listrik Bandar Udara dengan jenjang Diploma III adalah Program Studi yang mampu menghasilkan para lulusan yang memiliki standar kompetensi dibidang fasilitas Listrik bandar udara sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP. 436 Tahun 2011 Tentang Standar Kompetensi Personil Bandar Udara. Dalam peraturan tersebut dimuat bahwa standar kompetensi lulusan Teknik Listrik Bandar Udara mampu mengoperasikan, memelihara/ merawat, memperbaiki, menganalisa gangguan/ kerusakan, merencanakan/desain pemasangan serta mengevaluasi kinerja fasilitas dan peralatan Listrik bandar udara untuk menjamin keselamatan, keamanan, kenyamanan dan kelancaran penerbangan, yang dibuktikan dengan penerbitan sertifikat kompetensi oleh penyelenggara pendidikan dan penerbitan lisensi Listrik Bandar Udara oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Dengan kompetensi dan lisensi yang dimiliki, para lulusan akan menjadi personil penerbangan dibidang Listrik bandar udara, konsultan dan tenaga pengajar.

 

KOMPETENSI LULUSAN
  1. Mampu mengoperasikan, memelihara/merawat, memperbaiki, menganalisa gangguan/kerusakan dan membuat langkah langkah perbaikan, peralatan Airfield Lighting System (ALS), Constant Current Regulator (CCR), Aircraft Docking Guidance System (ADGS), Generator Set (Genset), Transmisi dan Distribusi (TRD), Uninterruptible Power Supply (UPS)
  2. Mampu merencanakan/desain pemasangan atau perubahan system peralatan dan mengevaluasi kinerja peralatan Listrik, Transmisi dan Distribusi, UPS dan genset.
  3. Mampu merencanakan/desain pemasangan atau perubahan system peralatan dan mengevaluasi kinerja peralatan Listrik, Transmisi dan Distribusi, UPS dan genset.
  4. Memiliki kepribadian yang baik dan berkarakter, memiliki kepekaan terhadap nilai sosial dan budaya bangsa, kemandirian, berpikir kritis, kreatif, sistematis dan ilmiah serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi.

 

PERSYARATAN PESERTA

Peserta Program Diploma III Teknik Listrik Bandar Udara diharapkan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Pendidikan minimal lulusan SLTA (IPA) atau SMK (jurusan mesin, listrik, otomotif, elektronika, penerbangan)
  2. Sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, tidak buta warna dan tidak bertato. (dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Dokter pemerintah)
  3. Berkelakuan baik (dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian / SKCK)
  4. Memiliki nilai raport minimal 7 untuk mata pelajaran bahasa inggris, matematika dan fisika.

 

Sistem Pendidikan

Siswa siswi ATKP MEDAN disebut dengan taruna/taruni. Selama Pendidikan taruna/taruni akan diasramakan. Program Pendidikan D.III Teknik Listrik Bandara dilaksanakan selama 3 tahun, 6 Semester dengan persentase 40% teori dan 60% praktek, dan menggunakan sistem gugur.